Jakarta (Teclovers) - Pasar e-commerce Indonesia tumbuh cepat dalam satu tahun terakhir, dengan banyak pelaku e-commerce kian menjamur dengan segala kemudahannya.
Setelah kematian Tokobagus.com yang dibeli dan dimatikan oleh Olx.com, toko online berkembang pesat di negari ini, setidaknya ada beberapa pemain besar saat ini, seperti tokopedia.com, bukalapak.com, lazada.com, lazada.com, dan banyak lagi.
Lalu, berapa potensi pasar e-commerce Indonesia tahun ini. Tahun 2014 lalu mencapai 12 miliar dolar, dan 2016 diperkirakan tumbuh menjadi 25 miliar dolar, kata Matthew Talbot, senior vice president Emerging Solutions di BlackBerry.
Bukan saja e-commerce pengguna aplikasi sosial di Indonesia juga terus tumbuh, karena di negara ini usia muda semakin tinggi dalam populasi, selain tumbuhnya masyarakat kelas menengah dan konektivitas internet yang semakin baik.
Dengan populasi sekitar 260 juta orang, Indonesia merupakan negara keempat berpenduduk terbesar di dunia, setelah China, India, dan Amerika Serikat.
Masyarakat Indonesia juga termasuk pengguna aktif media sosial, dengan jumlah pengguna Facebook terbesar keempat, dan pengguna Twitter terbanyak kelima dunia.
Dari segi komposisi, kata Talbot, sedikitnya 50 persen penduduk Indonesia adalah berusia di bawah 30 tahun. Negara ini juga merupakan pasar teknologi besar, dengan 93 pengguna internet dan 52 juta pengguna smartphone.
Perlu dicatat bahwa dari total pengguna internet Indonesia, 93 persen--mayoritas--mengaksesnya via smartphone.
Bagi BlackBerry, Indonesia yang masyarakat kelas menengahnya diperkirakan akan tumbuh dari 88 juta menjadi 141 juta pada 2020 ini, juga merupakan pasar penting karena sejauh ini pengguna aplikasi perpesanan BBM terbesar ada di sini.
Setelah kematian Tokobagus.com yang dibeli dan dimatikan oleh Olx.com, toko online berkembang pesat di negari ini, setidaknya ada beberapa pemain besar saat ini, seperti tokopedia.com, bukalapak.com, lazada.com, lazada.com, dan banyak lagi.
Lalu, berapa potensi pasar e-commerce Indonesia tahun ini. Tahun 2014 lalu mencapai 12 miliar dolar, dan 2016 diperkirakan tumbuh menjadi 25 miliar dolar, kata Matthew Talbot, senior vice president Emerging Solutions di BlackBerry.
Bukan saja e-commerce pengguna aplikasi sosial di Indonesia juga terus tumbuh, karena di negara ini usia muda semakin tinggi dalam populasi, selain tumbuhnya masyarakat kelas menengah dan konektivitas internet yang semakin baik.
Dengan populasi sekitar 260 juta orang, Indonesia merupakan negara keempat berpenduduk terbesar di dunia, setelah China, India, dan Amerika Serikat.
Masyarakat Indonesia juga termasuk pengguna aktif media sosial, dengan jumlah pengguna Facebook terbesar keempat, dan pengguna Twitter terbanyak kelima dunia.
Dari segi komposisi, kata Talbot, sedikitnya 50 persen penduduk Indonesia adalah berusia di bawah 30 tahun. Negara ini juga merupakan pasar teknologi besar, dengan 93 pengguna internet dan 52 juta pengguna smartphone.
Perlu dicatat bahwa dari total pengguna internet Indonesia, 93 persen--mayoritas--mengaksesnya via smartphone.
Bagi BlackBerry, Indonesia yang masyarakat kelas menengahnya diperkirakan akan tumbuh dari 88 juta menjadi 141 juta pada 2020 ini, juga merupakan pasar penting karena sejauh ini pengguna aplikasi perpesanan BBM terbesar ada di sini.
COPYRIGHT © Teclovers.com 2016